Malaikat kecil kami sudah lahir ke dunia

Alhamdulillah setelah hampir 3 tahun penantian kami untuk diberikan kepercayaan untuk memiliki anak, akhir istri saya positif hamil pada bulan Juni 2019. Ini adalah sebuah penantian yang sangat panjang yang telah kami tunggu tapi tetap selalu berusaha dan memohon kepada Allah Swt. Usaha dan doa memang tidak akan mengkhianati hasilnya serta selalu percaya bahwa jika Allah berkehendak semua pasti bisa.

Pada tanggal 04 April 2020 telah lahir putra pertama kami ke dunia dengan keadaan sehat dan ganteng seperti bapaknya. Semoga dia menjadi anak yang sholeh, pintar, berakhlak mulia dan menjadi penerang di dalam keluarga kecil kami.


Pada dua hari sebelumnya yaitu tanggal 02 April 2020, istri saya sudah ada keluar darah sedikit, sebenarnya saya agak panik tapi berusaha tenang karena waktu itu kebetulan belum cuti jadi masin di kantor. Begitu dikabarin, saya langsung pulang dan mengantar istri saya untuk pergi ke bidan buat diperiksa. Bidan berkata baha ini masih bukaan satu jadi belum bisa untuk menginap dan keluar darah dan cairan ini hal yang biasa. AKhirnya kami pun pulang dan setelah makan siang, saya pergi ke kantor lagi.

Keesokan harinya yaitu tanggal 03 April 2020, pada pagi hari istri saya mulai mengalami kontraksi dan saya langsung mengabari atasan untuk tidak masuk kerja. Saya konsentasi mengurus istri dan mengantarkan ke rumah bersalin. Pada saat ke sana, istri saya diperiksa oleh bidan dan dikatakan bahwa masih bukaan dua. Dijelaskan bawah untuk melahirkan, bukaannya harus 10 cm di jalan lahir. Sebenarnya kami memutuskan untuk menginap saja di sana tapi ternyata ruangannya masih penuh dan akan dikabari sekitar jam 2 siang jika ada ruangan yang kosong lalu kami putuskan untuk pulang.

Kami menunggu hingga jam 2 siang, mengapa belum ada kabar dari rumah bersalin ya? Akhirnya istri memeriksa di handphone kecil, ternyata bidan tersebut menghubungi lalu kami bergegas pergi ke rumah bersalin tersebut. Perlu ketahui bahwa barang - barang seperti baju dan perlengkapan lainnya sudah standby di mobil sehingga tidak mikir apa - apa lagi tinggal pergi saja di siang ini. Sampai di sana ternyata sudah ada kamar dan kami langsung masuk saja serta membawa koper yang berisi baju kami dan perlengkapan untuk si kecil ketika sudah lahir nanti.

Oya tidak lupa untuk membawa Gym Ball ke dalam daftar perlengkapan yang kami bawa. Bola ini bisa membantu mengurangi sakit ketika kontraksi pada awal - awal terjadi kontraksi. Kontraksi yang sangat hebat itu terjadi ketika lewat jam 12 dini hari. Istri saya sudah seperti tidak tahan lagi untuk melahirkan tetapi ketika diperiksa bukaanya belum sempurna. Istri saya diperbolehkan masuk ruang bersalin itu ketika mendekati waktu subuh.

Ini adalah kejadian langka ketika saya melihat langsung proses persalinan secara normal. Ketika si kecil sudah keluar dengan reflek saya menangis dan mengucap syukur karena persalinannya berjalan lancar dengan normal. Saya adzan di telinga kanan dan iqomah di telinga kiri untuk anak pertama kami. Setelah itu saya mengabari mertua, orang tua dan saudara tentang kelahiran anak kami.

Terima kasih sudah berkunjung ke Bolang Hunter Blog. Semoga artikel yang saya tuliskan bisa membuat teman - teman tertarik untuk membacanya.

Posting Komentar

Copyright © 2021

Bolang Hunter